Bertahun-tahun lalu saya adalah seorang Gibol  (Gila Bola) sejati, saya adalah Chelsea Lover dan Madridista. Memang sih saya tidak terlahir langsung mencintai bola, saya memiliki cerita tersendiri mengapa saya akhirnya mencintai dunia bola yang banyak orang bilang sih dunia lelaki. Dulu sekali, kesal juga kalau Bapak dan Kakak-kakak lelaki saya menyandera acara TV di rumah demi nonton  sebiji bola yang dibikin rebutan 22 orang (coba sobat blogger pikir, apa nggak kasihan sama bolanya tuh ? hahaha), lebih-lebih ada istilah "Hari Bola" atau "Bulan Bola". Bagi saya demam bola hanyalah sebatas mengikuti musimnya saja, ya ketika ada ajang-ajang tertentu, itupun hanyalah Piala Dunia aja, lainnya nggak pernah tahu. Baru sedikit ngeh ketika Piala Dunia di adakan di Korea-Jepang, karena waktu itu tiap hari ikutan baca koran, dan kayaknya rame banget ya beritanya (tentang kecurangan Korea sebagai tuan rumah), sampai-sampai pengen nonton walaupun udah larut malam sekalipun.Tapi saya belum merasakan 'nikmatnya' nonton bola, hanya pengen tahu hasilnya sajalah. Tapi semua berakhir dengan magic yang diciptakan oleh milyarder ROMAN ABRAMOVICH. Pria Rusia ini benar-benar menggemparkan dunia bola dengan membeli klub Inggris The Blues Chelsea, klub London yang sebenarnya bukanlah klub yang besar, masih kalah pamor bila dibandingkan klub London lainnya yaitu Arsenal dan Tottenham Hotspur, boleh dibilang Chelsea hanyalah klub kelas kedua, setaralah dengan Fulham. Tapi kenapa Abromovich tertarik dengan Chelsea ? rasa penasaran itulah yang membuat saya ingin tahu semua berita tentang Abromovich beserta sepak terjangnya membenahi Chelsea, dan berakhir dengan mencintai Chelsea. Saya pun tak pernah seharipun melewatkan liputan bola setiap pagi dan siaran radio Suzana Surabaya setiap jam 6 pagi dan jam 10 pagi. Begitu cintanya saya dengan Chelsea, tiap kali tampil di layar TV, nggak akan saya lewatkan, jika terlewat separuh jalan saja, menyesal seumur hidup deh. Ditambah lagi hasil rombakan Abramovich yang memang sensasional, mendatangkan pemain-pemain bintang juga hadirnya The Special One, Jose Morinho.Saya pun dibuat terbius dengan permainan Frank lampard dan kawan-kawan yang begitu indah dan mendebarkan setiap kali menyaksikan aksinya.Sedangkan Real Madrid hanyalah sambungan dari kecintaan saya dengan bola yang terus berlanjut dari Liga Inggris, Liga Itali, Liga Spanyol dan liga-liga lainnya yang harus saya ketahui sebagai Gibol Sejati. Adalah David Beckham yang menggerakkan saya untuk menyaksikan kehebatan Real Madrid, meskipun pada akhirnya saya malah terkesan dengan aksi Luis Figo ataupun Zinedine Zidane.

Lalu bagaimana proses saya mulai tak menyukai bola ? saya tidak begitu menyadarinya, tahu-tahu saya males nonton aja, mungkin ketikaChelsea lagi menurun performanya dan sering gonta-ganti pelatih, apalagi setelah itu saya mendapat morning sickness selama berbulan-bulan, sehingga saya memilih istirahat total dari dunia bola yang jelas menyita perhatian saya. Lebih-lebih karena performa Timnas kita yang sangat sangat mengecewakan saya, beserta carut marutnya persepakbolaan Indonesia yang memuakkan, PSSI yang amburadul nggak karuan bikin sakit kepala saja. Karena itu kabar Chelsea Juara Champion tahun lalu sedikit memberikan udara segar untuk saya. Tapi tak cukup membuat saya kembali menjadi seorang Gibol, entah sampai kapan.


22 komentar:

  1. Replies
    1. apaaah ? Mirip apanya jeng ?
      #pingsan 3 hari 3 malam#

      Delete
  2. hadir berkunjung,,,
    dan follback pun sukses mbak,..
    :)

    ReplyDelete
  3. terimaksh sudah brkunjung, salam blogging

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak,,,
      o iya mbak,,,tapi kan skrg PSSI sudah kembali menyatu,,
      apakah masih tetep gak suka nonton bola nih,...

      Delete
    2. menyatu tp gtu-gtu aja, belum drombak total sob, dosanya msh banyak tuh ..#halah koq ngmongin bola saya kn sdh pensiun .. :p#

      Delete
  4. penggemar bola juga rupanya...salam kenal sis.
    Ijin follow ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sob, tepatnya mntan sih, slam kenal jg, sgera folbek :)

      Delete
  5. gk usah repot2 bikinin kopi aja mas hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. maaf ya jeng, saya lg repot, ngopi sendiri :P

      Delete
  6. hehehe.. GIBOL istilahnya keren sobat. nggak nyangka kalau sobat mantan GIBOL nih.. kenp pensiun,?

    udah nggak suka lagi apa karna keadaan nih..? heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. lebih membahagiakan liat si kecil yg lucu nih Om drpd liat bola, haha, kecuali klo sobat jd pemain timnas boleh tuh balik lgi jd gibol :)

      Delete
  7. Sy jg dulu gisep (gila sepakbola.red) tp sama spt mbak seiring bergesernya wkt kegilaan saya mereda, mgkn karna tidak adanya rasa rindu. Skg mau lihat bola di tv tiap hr ada, tidak spt dulu yg cm seminggu sekali malah lebih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sama sob, skrang kq jd males yaa

      Delete
  8. Kunjungan perdana mbak,

    Kalo sy suka bola mbak, nonton sm main bola jg tp gak sampai gila :D

    ReplyDelete
  9. wahh..mbak nia penggemar bloa yah?
    saya ndak begitu suka mbak. heheheh

    ReplyDelete
  10. kalau saya perseban dan persemok mania, persatuan sepak bola tuban dan persatuan sepak bola mojokerto mania...
    gimana dukung yang mana enak e

    ReplyDelete
  11. Hehe saya kirain Gibol nama pemain bola yang pensiun. Kalo saya juga gak terlalu fanatik, ya hanya mengikuti saja . Kalo ada acara bola ya nonton saja hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. datar2 aja ya sob, mkasih sdh brkunjung, nntikan knjungan saya :)

      Delete

Aturan berkomentar disini
1. Bebas tapi sopan.
2. Jangan Menyertakan Link Hidup

 
Top